oleh

177 Mahasiswa Baru YPP Ikut Opspek

-Lapsus-202 views

SEBANYAK 177 mahasiswa baru Yayasan Pendidikan Prabumulih (YPP) ikuti rangkaian kegiatan Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus (Opspek), dilaksanakan di aula Kampus YPP lantai 3 Senin (2/9).

Ketua Yayasan Pendidikan Prabumulih (YPP), HT Kosim Cikming SIP MSi

Sebanyak 177 mahasiswa baru tersebut adalah gabungan dari tiga sekolah tinggi dan lima jurusan yang ada di YPP. Yaitu 33 orang dari Tekhnik tambang, dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 46, Akuntansi 29 orang, Sekolah Tinggi Ilmu Managemen dan ilmu Komputer (STIMIK) jurusan Sistem Informasi 53 dan komputer akuntansi 16 orang.
Kapolres Prabumulih sampaikan materi tentang Hoax

“Alhamdulillah Ada peningkatan jumlah mahasiswa baru dari tahun lalu, walaupun tidak terlalu namun kita bangga bahwa elektabilitas YPP terus alami peningkatan dari waktu ke waktu,”jelas Ketua YPP, HT Kosim Cikming SIP MSi.
Pemasangan Tanda peserta OPspek YPP

Ia menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan ospek diisi dengan beberapa materi mengenai aktivitas di kampus dan ilmu kemasyarakatan. Yaitu materi umum yang berkepentingan untuk masyarakat umum, diri mahasiswa pribadi dan Sekolah. Selain itu ada pernyataan yang harus diisi oleh mahasiswa, apalbila terindikasi maka harus keluar dari YPP.

“Karena itu kita perlu menggandeng pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih untuk menyampaikan bahaya narkoba,”bebernya. Sedangkan untuk pengenalan program studi, para mahasiswa dikenalkan dengan aktivitas belajar mengajar di kampus dari perkenalan produsen sarana dan prasarana yang ada di kampus, serta proses pencapaian keberhasilan menjadi mahasiswa berprestasi yang bisa menyelesaikan proses perkuliahan dalam waktu singkat.

“Bahkan jika mereka sudah mengetahui dan bisa mengejar nilai baik maka dalam setiap tahun mendapatkan 48 sks maka untuk mendapatkan gelar sarjana bisa dalam waktu 3 tahun setengah,”tandasnya.

Diketahui, selain dari BNN juga ada Nara sumber dari Kesbangpol yang diisi oleh DR Oni Lisnawati MPd, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai berita hoax oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk SIK MH yang mengajak para mahasiswa untuk lebih berpartisipasi aktif dan bijak dalam memanfaatkan sosial media.

“Saat ini banyak sekali berita hoax yang disebarkan orang yang tidak bertanggungjawab. Karena itu kita hanua hanua sebagai konsumen namun juga haeua berperan aktif mencari kebenaran informasi yang diterima,”katanya.

Karena berita hoax ini sangat berbahaya, semakin banyak hoax yang diterima maka semakin berat beban yang di tanggung. Ada beberapa upaya yang dapa dilakukan untuk mencegah hoax tidak menjadi yang pertama yaitu bijak menggunakan media sosial, kurangi alay, tetap mengkritisi hal hal yang positif dan negatif namun menetralisir dan mendinamisir untuk tetap kondusif, mempengaruhi tetapi tidak menyalahkan salah satu pihak, mengkritisi namun tidak menyudutkan. “Kita harus menyampaikan berita dan mengkonsumsi berita yang berdasarkan fakta tidak katanya,”tandasnya.(05/adv)

Komentar

News Feed