oleh

133 CPNS Terima SK

-Metropolis-13 views

PRABUMULIH – Sebanyak 133 CPNS di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih, Senin (28/12/2020) resmi menerima SK pengangkatan. SK tersebut diserahkan langsung Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Dalam kesempatan itu, Wako mengingatkan, agar CPNS yang baru menerima SK hendaknya bekerja dengan baik melayani masyarakat. “PNS, abdi negara. Abdi masyarakat, melayani masyarakat. Bukan, sebaliknya minta dilayani,” ujar Orang Nomor Satu di Prabumulih ini.

Ridho, sapaan akrabnya mewanti kepada CPNS nantinya sudah dilantik 100 persen. Jangan coba-coba, untuk mengusulkan pindah. “Sudah 100 persen, nantinya cari dulur. Merengek-rengek, minta pindah. Jangan sampai hal itu terjadi,” wantinya sambil menyebutkan, kalau keinginannya 12 tahun boleh pindah.

“Alhamdulilah, hal itu mendapat persetujuan dari BKN. 10 tahun mengabdi, boleh pindah. Kalau tidak mau, silakan mengundurkan diri,” tegasnya.

Hal itu dilakukan, kata ayah tiga anak ini, jangan sampai Prabumulih hanya sebagai septi tank. Hanya mengambil status saja, lalu pindah. “Kita harapkan, CPNS yang lulus. Harus mengabdi dengan baik di Prabumulih hingga pensiun, dan jangan berpikir untuk pindah,” tukasnya.

Sambungnya, kalau keinginannya hanya mengangkat PHL saja sebagai CPNS. Namun terbentur aturan, sudah tiga kali menyurati BKN tetapi tidak direspon baik.

“Kalau PHL diangkat CPNS, orang Prabumulih asli dan mengabdi hingga pensiun. Ketimbang membuka lowongan CPNS umum,” terang ayah tiga anak ini.

Sebut adik Wakil Gubernur (Wagub) Ir H Mawardi Yahya ini, jangan ikut-ikutan. Dan, harus punya pendirian serta mengabdi dengan baik. “Jadilah diri sendiri, bekerja dengan baik. Bekerja malas, sering bolos jangan diikuti. Kalau bekerja rajin, boleh saja diikuti. Boleh ikutan, tetapi contoh yang baik,” bebernya.

Ditegaskannya, CPNS atau PNS jangan berpolitik. Karena, hal itu jelas melanggar aturan. “Jadilah PNS baik, PNS abdi negara dan abdi masyarakat. Dan, harus netral. Melayani masyarakat dan melayani negara,” wantinya.

Ditegaskannya juga, agar CPNS jangan berharap kaya menjadi PNS. Tetapi, jadi PNS itu cukup. “Sepanjang dua hal, bisa mengatur waktu dan mengatur kebutuhan,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beni Rizal SH MH menerangkan, penyerahan SK CPNS ini bagian dari memenuhi kebutuhan ASN dan peningkatan pelayanan publik. “Dari 3.900-an ikut seleksi, hanya 133 CPNS lulus dan menerima SK. Meliputi; tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, tenaga umum, dan lainnya,” jelas Beni.

Lanjutnya, 133 CPNS ini telah diusulkan ke BKN guna mendapatkan NIP. “Alhamdulilah, semuanya telah mengantong NIP. Dan, tidak ada lagi yang bermasalah,” bebernya. (03)

Komentar

News Feed