oleh

11 Pelaku Curas dan Narkoba Ditembak Mati, Selama Tahun 2018, Tangkap 242 Pelaku Kriminal

-Sumsel-367 views

MARTAPURA – Selama 2018 jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres OKU Timur menangkap 242 pelaku kriminalitas, baik pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) maupun pencurian dengan pemberatan (Curat).

Bahkan, 11 dari 242 pelaku yang ditangkap tersebut harus meregang nyawa setelah ditembus timah panas petugas dan dihakimi massa saat beraksi.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.IK saat Press Release hasil tangkapan selama tahun 2018 di Mapolres OKU Timur mengatakan, selain pelaku kriminalitas 11 tersangka yang tewas tersebut juga terdapat pelaku peredaran narkoba yang berprofesi sebagai bandar.

“Ke 11 tersangka yang meninggal dunia tersebut terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur karena memberikan perlawanan ketika akan ditangkap baik menggunakan senjata tajam maupun senjata api. Selain itu, ada juga dua tersangka yang tewas karena tertangkap dan dihakimi massa saat beraksi,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolres, untuk jumlah tindak pidana yang berhasil ditangani selama 2018 sebanyak 323 kasus atau turun 12 persen dibandingkan pada 2017 sebanyak 370 kasus. Sedangkan untuk penyelesaian tindak pidana pada 2017 sebanyak 332 kasus dan pada 2018 sebanyak 196 kasus atau turun 15 persen.

“Untuk perbandingan jumlah kasus menonjol pada 2017 dan 2018, jumlah tindak pidana pada 2017 sebanyak 149 kasus dan 2018 sebanyak 230 kasus atau mengalami kenaikan 54 persen. Penyelesaian tindak pidana 2017 sebanyak 92 kasus dan 2018 sebanyak 121 kasus atau naik 32 persen,” katanya.

Sedangkan untuk kasus Narkoba lanjut Kapolres, pada 2017 jumlah kasus sebanyak 31 kasus, tersangka 45 orang, barang bukti berupa extasy sembilan butir, ganja 22,15 gram. Pada 2018 jumlah kasus sebanyak 53 kasus, 71 orang tersangka dan jumlah barang bukti berupa Sabu-Sabu sebanyak 150,44 gram, extasy 36 butir, ganja 25,16 gram.

“Secara keseluruhan kasus kriminalitas yang terjadi di OKU Timur didominasi oleh pelaku Curas. Dimana saat beraksi pelaku Curas seringkali menggunakan senjata tajam dan senjata api. Bahkan pelaku tidak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan. Pelaku Curas yang terjadi diantaranya pencurian sepeda motor atau yang sering disebut gerandong,” ungkap Kapolres.

Sementara, untuk pelanggaran dan kecelakaan lalulintas yang terjadi, dibeberkan Kapolres, bahwa untuk tilang dilakukan sepanjang tahun 2018 sebanyak 2.769 yang turun sebesar 40 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 4.635 tilang. Sedangkan untuk laka lantas yang terjadi selama tahun 2018 sebanyak 39 kasus atau naik 56 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 25 kasus.

“Untuk korban meninggal selama tahun 2018 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017, dimana selama tahun 2018 terdapat 27 orang meninggal dunia dan di tahun 2017 terdapat 18 orang meninggal dunia. Untuk korban luka berat selama tahun 2018 terdapat 19 orang dan di tahun 2017 terdapat 12 orang. Kemudian korban luka ringan sebanyak 24 di tahun 2018 dan sebanyak 15 korban di tahun 2017,” rincinya. (mg1)

News Feed