oleh

109 Panggilan Masuk PSC

PRABUMULIH – Panggilan masuk untuk Public Safety Center (PSC) 119, makin ramai. Hingga 29 Agustus ini PSC sudah menerima dan melayani sebanyak 109 panggilan. “Ini panggilan terbanyak sejak PSC beroperasi, dari 109 itu hanya 2 panggilan yang tidak real. Yang artinya 107 panggilan semua real. Bahkan ada yang dalam 24 jam sampai 12 panggilan,” kata Dinas Kesehatan dr H Happy Tedjo S MPH melalui Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan sekaligus Koodinator PSC Lasia Warni SKM MSi.

Menurut Lasia, ratusan panggilan dan kasus yang ditangani oleh PSC tersebut didominasi oleh panggilan dengan kasus penyakit Lanjut Usia. “Sebetulnya beragam, tapi terbanyak lansia dengan penyakit menahun seperti, pengobatan dan perawatan pasca stroke. Disertai pasien dengan luka decubitus yakni luka akibat terlalu lama berbaring pada pasien,” jelasnya.

Selain itu kasus lain yang juga ditangani oleh PSC dan home care yakni keluhan gangguan pencernaan. “Itu diare dan sering muntah. Tapi ada juga satu kasus Lakalantas yang meninggal dunia,” terangnya. Masih lanjut dia, kasus yang ditangani PSC beberapa diantaranya tuntas. Namun ada pula yang harus dirujuk, atau harus dilanjutkan dengan pelayanan home care. “Jadi memang beragam, yang ditangani ditempat banyak juga. Yang murni home care atau tindak lanjut setelah PSC juga banyak,” ungkapnya.

Dinkes ungkap Lasia, akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Apalagi keberadaan PSC saat ini sudah dikenal luas di Kota Prabumulih. “Tentu ini tak lepas dari sosialisasi, termasuk masyarakat yang ikut serta menginformasikan PSC ke masyarakat lainnya,” ucapnya.
Sementara itu Sekertaris Dinas Kesehatan dr Hj Hesti W Mars MM menambahkan, untuk menunjang kinerja PSC. Dinkes berencana untuk menambah 1 unit ambulance untuk PSC. “Tahun ini sudah diusulkan, untuk 1 unit ambulance melalui DAK (Dana Alokasi Khusus),” kata dr Hesti singkat.(08)

Komentar

News Feed