oleh

100 Siswa Kurang Mampu Bakal Terima Kuota

-Pendidikan-25 views

PRABUMULIH – Sesuai instruksi dari Kementerian Agama maupun dari Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, pihak Madrasah harus tetap mengikuti kebijakan dari Pemerintah Daerah setempat.

Namun sampai saat ini belum ada pemberitahuan untuk melaksanakan simulasi tetap muka seperti yang sudah dilakukan pihak SMP dan SMA. Dengan demikian MAN 1 masih tetap fokus pada pelaksanaan Pembelajaran dari Jarak Jauh (PJJ) baik Dalam Jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

Nah, Lantaran menunggu pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka, pihak MAN Kota Prabumulih sudah melakukan pendataan untuk siswa yang kurang mampu dan tidak termasuk dalam penerima program Indonesia Pintar (PIP).

“Dari hasil pendataan, setidaknya ada sebanyak 100 orang yang dinilai berhak untuk mendapatkan bantua  kuota paket internet dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” kata Kepala Sekolah MAN 1 Prabumulih, Muslim Arif SPd MSi.

Kuota paket internet tersebut akan diberikan dalam waktu dekat ini, karena pendataan baru saja selesai dilaporkan dan data baru masuk. Namun untuk guru, pemberian kuota sudah diberikan sejak bulan April lalu.

“Terutama untuk guru non PNS, meskipun nilainya kecil namun hal tersebut diharapkan dapat meringankan beban para guru untuk melakukan pembelajaran dari jarak jauh,”bebernya.

Pria ini sangat berharap agar masa pandemi ini segera berakhir sehingga Pelaksanaan Pembelajaran dapat dilaksanakan seperti biasa. “Tidak ada pembelajaran dari jarak jauh yang efektif dan semaksimal pertemuan secara tatap muka karena itu kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini segera berakhir,”harapnya.

Lebih jauh mantan kepala sekolah MAN Sakatiga Ogan Ilir ini, mengatakan bahwa sebelumnya para siswa yang belum memiliki kuota internet diberikan kesempatan untuk menggunakan fasilitas sekolah. Yaitu belajar di ruang laboratorium komputer Sekolah.

“Solusi lainnya juga kita berikan kepada siswa yang memang tidak memiliki HP apalagi kuota bisa memanfaatkan fasilitas sekolah yaitu ruang laboratorium komputer sarana tersebut dapat digunakan namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona, “tandasnya.(05)

 

 

Komentar

News Feed